
Sebanyak 160 karya proyek santri menghiasi ruang pameran dalam kegiatan Display Proyek Santri MTsS DMP Diniyyah Puteri yang diselenggarakan pada Sabtu, 28 Juni 2026, di Gedung Pertemuan Zainuddin Labay El Yunusy, Diniyyah Puteri Padang Panjang. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menampilkan hasil pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang telah dilaksanakan oleh santri kelas VII dan VIII.
Beragam karya yang dipamerkan merupakan hasil eksplorasi ide, kreativitas, inovasi, serta kemampuan berpikir kritis santri dalam menyelesaikan berbagai proyek pembelajaran lintas mata pelajaran. Setiap karya mencerminkan proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menekankan penguatan karakter, kolaborasi, komunikasi, dan keterampilan memecahkan masalah sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan display ini dihadiri oleh ratusan orang tua dan wali santri MTsS DMP serta MAS KMI Diniyyah Puteri yang datang untuk menyaksikan secara langsung hasil karya putri-putri mereka. Kehadiran orang tua menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap proses pembelajaran yang telah dijalani santri selama satu semester.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah, Bapak Supriyanto, M.Pd., serta Ibu Dra. Yanti Novera, M.Si. Kehadiran kedua tokoh pendidikan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap implementasi pembelajaran yang mendorong lahirnya kreativitas, inovasi, dan kemandirian santri melalui berbagai proyek yang kontekstual dan bermakna.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh santri, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an serta doa. Suasana semakin semarak ketika para tamu undangan diajak menyaksikan presentasi salah satu perwakilan santri mengenai proses pelaksanaan proyek yang telah mereka jalankan.
Pada kesempatan tersebut, Aliya Luthfi, santri MTsS DMP Diniyyah Puteri, mempresentasikan perjalanan pelaksanaan proyek mulai dari tahap perencanaan, penyusunan ide, pembagian tugas dalam kelompok, proses pelaksanaan, evaluasi, hingga penyelenggaraan Display Proyek sebagai bentuk pertanggungjawaban atas hasil pembelajaran yang telah mereka lakukan.
Dalam pemaparannya, Aliya menjelaskan bahwa setiap proyek dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Santri tidak hanya dituntut memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata melalui kegiatan yang menumbuhkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab, dan keberanian menyampaikan gagasan di depan publik.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Yayasan Rahmah El Yunusiyyah, Bapak Fauzi Fauzan EL Muhammady. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari proses pembelajaran yang mampu membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir santri.
Beliau juga mengajak seluruh orang tua untuk memberikan apresiasi terhadap setiap karya yang dipamerkan, karena di balik setiap hasil yang terlihat terdapat proses belajar yang panjang, penuh tantangan, dan sarat makna.
"Marilah kita melihat dan menghargai setiap karya yang dihasilkan oleh anak-anak kita. Sekecil apa pun karya tersebut, itulah hasil dari proses belajar, usaha, dan pengalaman yang telah mereka lalui. Bisa jadi, langkah-langkah kecil yang mereka lakukan hari ini akan menjadi awal dari keberhasilan besar di masa depan. Karena itu, hargai dan apresiasi proses yang telah mereka lewati," ungkap beliau.
Usai pembukaan, para tamu undangan diajak mengunjungi seluruh ruang pameran untuk melihat secara langsung berbagai hasil proyek yang telah disiapkan oleh santri. Dengan penuh antusias, orang tua berdialog dengan putri-putri mereka mengenai proses pembuatan karya, tantangan yang dihadapi, hingga pengalaman belajar yang diperoleh selama mengerjakan proyek. Momen ini menjadi ruang interaksi yang mempererat komunikasi antara madrasah, santri, dan orang tua dalam mendukung perkembangan potensi santri.
Display Proyek Santri tidak hanya menjadi ajang memamerkan hasil karya, tetapi juga menjadi sarana bagi santri untuk melatih kemampuan mempresentasikan ide, menerima masukan, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan budaya berkarya dan berinovasi. Melalui kegiatan ini, santri belajar bahwa setiap proses memiliki nilai yang berharga dan setiap karya merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, serta ketekunan.
Sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di MTsS DMP Diniyyah Puteri, kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada santri. Pembelajaran tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi diarahkan untuk membentuk santri yang memiliki karakter mulia, kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui Display Proyek Santri Tahun 2026 ini, MTsS DMP Diniyyah Puteri berharap semangat berkarya, berinovasi, dan terus belajar akan tumbuh semakin kuat dalam diri setiap santri. Dengan dukungan orang tua, guru, dan seluruh civitas Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang, diharapkan setiap proses pembelajaran mampu melahirkan generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Tulis Komentar