
Pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, Apel pagi dimimpin
oleh Bapak Asmul Fajri, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengangkat
kisah Asma’ binti Abu Bakar yang dikenang sebagai Dzatun Nithaqayn
atau “Pemilik Dua Ikat Pinggang” sebagai contoh nyata keberanian dan ketulusan.
Salah satu ikat pinggangnya dipakai membungkus bekal Rasulullah, sementara yang
lainnya tetap ia pakai sendiri sebagai tanda keikhlasan yang tulus hati.
Dalam amanatnya, Bapak Asmul menuturkan secara ringkas
bagaimana Asma’ dengan cekatan membagi dua ikat pinggangnya satu untuk mengikat
makanan dan satu untuk bekal air saat mengantarkan logistik hijrah kepada Nabi
Muhammad dan Abu Bakar, sehingga mendapatkan gelar mulia dari Nabi ﷺ.
Bahkan ketika Abu Jahal datang mempertanyakan keberadaan ayahnya, Asma memilih
menutup mulut dan menjaga rahasia, menunjukkan keberanian, keteguhan dan
kesetiaan tinggi.
Dari teladan Asma’, Bapak Asmul menyampaikan tiga pesan
utama:
Semoga Allah mudahkan kita mengamalkannya
untuk bisa mendapatkan Ridhonya Allah
Subahanahu wata’ala. Aamiin.
Terima kasih kepada pelaksana apel pagi kali ini, yaitu Pengurus PMDS, yang sukses menyelenggarakan acara dengan tertib dan penuh khidmat.
Tulis Komentar